pt. Penta Inti Persada

Menuju Kemandirian Penguasaan Teknologi Permesinan Indonesia

pentaNews logoDapatkan informasi peralatan terbaru serta berita-berita yang berhubungan dengan berita pertambangan, peralatan industri, konstuksi, energi terbarukan dari Warta Penta.

Coal Technology

SAMPLING BATUBARA

Situasi yang paling menguntungkan untuk melakukan sampling ialah ketika batubara sedang bergerak (dipindahkan), dan ketika seluruh bagian batubara dapat dimasuki alat sampling. Aturan dasar pengumpulan contoh ialah semua partikel dalam batubara mempunyai kesempatan yang sama untuk terambil menjadi bagian dari contoh

 PENTA Coal Conveyor Mechanical Automatic Sampling, Produk dari pt. Penta Inti Persada

 Situasi tersebut yaitu pada saat batubara diangkut dengan belt conveyor, pada saat dikeluarkan dari belt feeder, atau pada saat dikeluarkan dari screen deck. Ketika batubara dikeluarkan dari truk, atau dari grab pada kapal laut, harus diperhatikan agar segregasi partikel dapat dihindari

STOPPED BELT SAMPLING

Beberapa metode pengambilan contoh cenderung untuk mengumpulkan terlalu banyak partikel besar atau kecil dan kemudian oleh karena itu bisa menimbulkan bias. Metode pengambilan increment dengan cara membuang sebuah bagian-silang keseluruhan dari sebuah stopped belt merupakan cara satu-satunya memastikan bahwa semua partikel yang dikumpulkan dan kemudian bahwa contohnya bersih dari bias. Oleh karena itu, ini merupakan metode acuan yang membuat metode apapun lainnya perlu diperiksa. Ini merupakan metode pengambilan contoh yang paling ideal; namun, di beberapa kasus, ini tidak begitu praktis untuk sebuah operasi pengambilan contoh standar. Increment mesti disaring dari lebar keseluruhan dan ketebalan stream Batubara ketika ada muatan normal pada titik pengambilan contoh.

Metode pengumpulan increment yang terbaik ialah dengan memberhentikan belt conveyor, kemudian memasang sampling frame di atas belt (jarak minimum antara sisi-sisi frame ialah tiga kali ukuran partikel nominal top size batubara yang sedang diambil contohnya). Semua material yang berada di antara sisi-sisi frame diambil. Partikel besar, yang berada di bawah sisi kanan sampling frame (jika berada di atas belt) dimasukkan menjadi bagian dari increment. Partikel besar, yang berada di bawah sisi kiri sampling frame, tidak dimasukkan ke dalam increment.

Walaupun batubara berada dalam keadaan diam, namun metode ini dianggap sebagai sampling dari arus bergerak.

Metode ini tidak dapat diterapkan untuk sampling rutin karena ada batasan jumlah pemberhentian dan penghidupan kembali proses pengangkutan batubara melalui belt conveyor per jamnya. Tidak disarankan memberhentikan belt conveyor untuk tujuan sampling lebih dari tiga kali setiap jamnya, namun hal ini tidak selalu memungkinkan, dan untuk itu hendaknya dikonsultasikan dengan staf lokasi tambang.

Pada bias test, stopped belt sampling merupakan metode sampling acuan, yang mana menjadi bahan pembanding terhadap metode sampling yang sedang diukur tingkat bias-nya.

SAMPLING DARI ARUS JATUHAN (FALLING STREAM)

Metode berikutnya yang disukai untuk manual sampling ialah dari arus jatuhan (falling stream) pada titik perpindahan belt, aliran keluar dari belt feeder, atau dari screen deck.

Pengambil contoh hendaknya mampu menjangkau semua penampang silang yang ada pada stream dengan aman dan menangani increment yang dihasilkan tanpa mengalami ketegangan fisik yang tidak pantas. Untuk sistem yang memiliki kapasitas mendekati 100 t/jam dan lebih, metode ini sebaiknya jangan digunakan.

Increment bisa disaring dari sebuah falling stream menggunakan alat pengambil contoh yang bergerak menyilang lebarnya streamnya, sejauh mungkin pada tingkat yang tetap, kurang dari 0,6 m/s. lubang alat pengambil contoh mesti sedikitnya tiga kali ukuran top nominal Batubara, dengan dimensi minimal 30 mm  dan yang lebih besar, bila diperlukan, untuk memastikan bahwa partikel-partikel besar tidak terbuang dari increment.

Alat pengambil contoh harus melintang penampang-silang dari stream. Batubara dekat batas luar mesti secara cukup terwakili dan pelapisan yang terjadu dengan jenis-jenis batubara yang berbeda atau pembagian ukuran, ini mesti secara cukup terwakili.

Ini mungkin bisa dicapai dengan cara meloloskan alat pengambil contoh melewati stream dari kanan ke kiri, atau sebaliknya, atau dengan cara membalikkan alat pengambil contoh, meloloskannya ke belakang stream dan menariknya melewati stream. Sebagai alternatif, alat pengambil contoh bisa diisikan dengan melewatkannya dari depan ke belakang, asalkan nantinya bisa ditarik keluar dari stream, yaitu: dengan menggerakkannya secara miring.

Perlu juga menopang gagang alat pengambil contoh melewati sebuah tiang ketika disisipkan pada falling stream atau untuk mendirikan sebuah kuda-kuda khusus dengan penopang yang memadai

SAMPLING DARI ARUS PEMBONGKARAN YANG TERPOTONG-POTONG

Situasi ini diterapkan ketika melakukan sampling dari bucket conveyor, front-end loader, “grab” yang dipergunakan selama transshipment dari tongkang ke kapal laut, dsb.

Ketika Batubara ditangani dengan menggunakan grab atau front-end loader, penyelesaian hanya untuk mengambil increment dari grab atau front-end loader.

Ini penting bagi pengambil contoh untuk mengkoordinasikan pengambilan increment dengan jelas dengan operator grab atau front-end loader.

Probe/auger manual atau scoop mesti digunakan. Lubang-lubang probe/auger atau scoop harus sedikitnya tiga kali dari ukuran top nominal Batubara, dengan sebuah dimensi minimal 30 cm dan lebih besar, sebagaimana diperlukan, untuk menyekop untuk memastikan bahwa partikel-partikel besar tidak termasuk dalam increment. Probe dan auger tidak boleh digunakan untuk Batubara yang membutuhkan analisa ukuran. Increment harus ditempatkan serata mungkin pada pemukaan kerja atau permukaan muatan di bucketnya front-end loader.

Dengan grab-grab dan front-end loader besar, masing-masing muatan grab, atau front-end loader boleh dibagi ke beberapa bagian, hanya satu yang diambil. Muatan-muatan grab dan front-end loader pengambilan contoh, masing-masing bagian mesti diambil dalam rotasi.

Grab dan front-end loader penuh Batubara yang terpilih bisa juga dituang ke permukaan yang bersih, dan kemudian bisa diambil contohnya baik menggunakan pengambilan contoh kedalaman-penuh atau dengan cara mengambil increment dari Batubara yang baru dibuka. Grab dan front-end loader Batubara yang cukup sebaiknya dipilih untuk memastikan jumlah increment yang dibutuhkan yang bisa diperoleh.

Ketika menyaring increment, probe/auger manual atau scoop mesti disisipkan pada sudut-sudut yang tepat ke permukaan Batubara setelah permukaan bagian atas Batubara sudah dibuang. Potongan-potongan besar Batubara tidak boleh langsung dipinggirkan ketika increment disaring dan tak ada bagian increment yang mesti hilang selama pengambilan scoop dari permukaan. Dikarenakan sukarnya pemasukan, probe/auger sebaiknya digunakan hanya untuk Batubara yang berukukuran partikel sampai dengan 25 mm. sebuah kolom penuh mesti disaring sehingga increment yang bisa mewakili terambil.

SAMPLING DARI BATUBARA YANG BERADA DALAM KEADAAN DIAM

Metode ini termasuk sampling dari stockpile, dari bagian atas truk atau dari tongkang. Pada metode ini, persyaratan dasar yang menyatakan bahwa semua partikel hendaknya mempunyai kesempatan yang sama untuk terambil menjadi bagian dari contoh, tidak terpenuhi, oleh karena itu, metode ini hendaknya dihindari sejauh mungkin.

Pengambilan contoh dari stockpile mesti dilakukan selama proses penumpukan atau pengambilan dari stockpile. Pengambilan contoh dari stockpile tetap tidak dianjurkan. Namun, jika itu merupakan satu-satunya pilihan, prosedur yang ada  hendaknya digunakan, tapi hasil-hasilnya hanya untuk menandakan kualitas Batubara.

Increment sebaiknya diambi; dari bagian depan kerja stockpile, dari bucket dari sebuah pemuat front-end  atau dari sebuah single, muatan terpisah yang dikirim ke stockpile sebelum sebelum dimasukan ke dalam stockpile utama. Ketika menyaring increment dari bagian depan kerja stockpile, permukaannya harus cukup kuat terpasang untuk menahan dengan aman beban baik orang maupun perlengkapan.

Probe/auger manual atau scoop mesti digunakan untuk menyaring increment. Lubang probe/ auger atau scoop mesti sedikitnya tiga kali ukuran top nominal Batubara, dengan sebuah dimensi minimal 30 cm  dan lebih besar, jika perlu, untuk menyekop untuk memastikan bahwa increment tidak pernah mengisi scoop-nya secara lengkap. Probe dan auger tidak boleh digunakan untuk Batubara yang membutuhkan analisa ukuran. Increment harus ditempatkan serata mungkin pada pemukaan kerja atau permukaan muatan di bucketnya front-end loader.

Bucket Batubara front-end loader bisa juga dituang ke permukaan yang bersih, jika perlu, dan kemudian bisa diambil contohnya baik menggunakan pengambilan contoh kedalaman-penuh atau dengan cara mengambil increment dari Batubara yang baru dibuka.

Ketika mengambil increment, probe/auger manual atau scoop mesti disisipkan pada sudut-sudut yang tepat ke permukaan Batubara setelah permukaan bagian atas Batubara sudah dibuang. Potongan-potongan besar Batubara tidak boleh langsung dipinggirkan ketika increment diambil dan tak ada bagian increment yang mesti hilang selama pengambilan scoop dari permukaan. Dikarenakan sukarnya pemasukan, probe/auger sebaiknya digunakan hanya untuk Batubara yang berukukuran partikel sampai dengan 25 mm. sebuah kolom penuh mesti disaring sehingga increment yang bisa mewakili terambil.

SAMPLING DARI TONGKANG / TRUCK /KERETA (BONGKAR MUAT)

Pengambilan contoh Batubara-Batubara selama bongkar/muat berdasarkan pengambilan increment-increment yang progresif dari sejumlah titik yang disalurkan ke semua permukaan yang baru terungkap.tidak diijinkan untuk mengambil contoh bagian-bagian atas tongkang, truk atau kereta yang penuh sebelum increment ini dibongkar, disebabkan kemungkinan pemisahan atau pengaruh-pengaruh cuaca selama pentransportasian. Pengambilan contoh dari kedalaman penuh diperbolehkan hanya ketika diselidiki.

Pengambilan contoh Batubara di tongkang harus berdasarkan pengambilan increment dari sejumlah titik yang disalurkan melalui lapisan beragam Batubara di tempat penampungan, yang diekspos dari waktu ke waktu sebagai tongkang yang bongkar atau muat. Pengambilan contoh harus dilakukan dari lapisan-lapisan percontohan selama bongkar (muat). Jika tidak memungkinkan untuk menjangkau semua Batubara di tempat penampungan, contohnya bisa benar-benar menyimpang. Pengambilan contoh permukaan atas Batubara di tongkang, truk atau kereta langsung setelah pemuatan ini diijinkan, asalkan pemuatan dengan pelapisan kualitas-kualitas tidak terjadi.

Probe/auger manual atau scoop mesti digunakan. Lubang probe/auger atau scoop harus sedikitnya tiga kali dari ukuran top nominal Batubara, dengan sebuah dimensi minimal 30 mm  dan lebih besar, sebagaimana diperlukan, untuk menyekop untuk memastikan bahwa partikel-partikel besar tidak termasuk dalam increment. Probe dan auger tidak boleh digunakan untuk Batubara yang membutuhkan analisa ukuran.

Increment harus ditempatkan serata mungkin pada pemukaan. Penting untuk memperhatikan bahwa pemisahan selama penanganan sering menghasilkan penumpukan gumpalan, mis: dekat satu atau lebih dinding dari penahan tergantung pada sistem penanganan.

Ketika menyaring increment, probe/auger manual atau scoop mesti disisipkan pada sudut-sudut yang tepat ke permukaan Batubara setelah permukaan bagian atas Batubara sudah dibuang. Potongan-potongan besar Batubara tidak boleh langsung dipinggirkan ketika increment disaring dan tak ada bagian increment yang mesti hilang selama pengambilan scoop dari permukaan. Dikarenakan sukarnya pemasukan, probe/auger sebaiknya digunakan hanya untuk Batubara yang berukukuran partikel sampai dengan 25 mm. Sebuah kolom penuh mesti disaring sehingga increment yang bisa mewakili terambil.

 ⊗⊗♦⊗⊗

 

Sumber : https://coaltechnology.wordpress.com/2012/01/31/sampling-batubara/

 

 Klik disini untuk mengetahui peralatan terkait dengan berita ini

 

 
 
Conveyor Automatik Sampling kini dengan Feature " Tochscreen"

Global Menu

Coal Sampler

Alat Lab Batubara

Mesin Pertambangan

Dust Collector

Otomasi Industri

Unduh Katalog

Kontak Kami

ISO 9001:2015

Warta Penta

Klik disini untuk mengetahui berita-berita dari PENTA

penta logo indonesia machinery manufaturer 50
© 2009 - 2019